Jumat, 12 Desember 2014
Kembali Memeluk Bulan
Kembalikan Pelukan Bulan
Mentari pagi menerobos setiap sudut daun
jendela. Menghangatkan tubuh yang telah hancur bagai tembok yang di robohkan.
Mengingat kehidupan penuh sesak dan perjuangan seperti hidup para pejuang.
Menangani problematika hidup yang kian merumit. Tetap mencari celah untuk
berlindung. Walau kenyataan tetap datang tanpa ampun.
“Akh…
kenapa harus aku yang mengalami semua ini!!!”geramku sambil mengacak rambut
hingga seperti singa mengamuk. “Aku tak kuat menahan masalah yang begitu
membuatku bingung.”gerutuku duduk termenung bagai layang-layang yang hilang. Namun tarian serta nyanyian pepohonan
menguatkanku untuk maju sebagai orang pembawa kedamaian.
Sejuk
serta rimbunnya pepohonan membuatku melamun tanpa batas. Hingga aku sendiri tak
dapat mengendalikan fikiranku. Dari pagi hingga siang bahkan sore aku hanya
duduk termenung memandang kebesaran ciptaan Tuhan yang tiada tara. Serta
mencoba hilangkan masalah yang mengikatku.
“Kamu
kenapa Ta ?”tanya Fina ramah dengan balutan senyum khasnya. “Tidak apa-apa aku
hanya sedikit lelah.”jawabku sambil menyembunyikan masalahku. “Sungguh?”tanya
perempuan yang sedari tadi duduk di sebelahku itu. “Sungguh, aku tidak
bohong.”jawabku ragu sambil memakan permen kesukaanku. “Baiklah.”ucap Fina
seraya melambaikan tangan hendak meninggalkanku. Aku tinggal sendiri lagi di
bawah naungan pohon lebat duduk memandang langit yang mulai menguning dengan
dihiasi mega merah yang indah. “Sebaiknya aku pulang.”batinku sambil meraih tas
yang tergeletak di bawah pohon.
Sepanjang
jalan pulang tak ada terfikir apapun selain masalah hidup keluarga yang bisa
dibilang cukup menguras tenaga dan fikiran gadis cantik berambut panjang
berkacamata bingkai hitam tanpa lensa. Yang selalu berjalan menyusuri sudut
keramaian memikul tanggung jawab besar sebagai pemersatu orang tua. Sambil
terus berjalan melihat masa depan.
“Akhirnya
sampai juga”ucapku sambil memasuki rumah berpagar coklat dengan hiasan
bunga-bunga kuning yang harum. “Assalamu’alaikum”ucapku seraya membuka pintu
perlahan. Namun tak ada jawaban ramah orang penghuni rumah yang menyambut
melainkan teriakan amukan ibu yang semakin menjadi-jadi setelah bercerai dengan
ayah.
“Aku
tidak mau bercerai denganmu.”ucap ibu seraya melempar bantal hingga mengenai
ayah. Akupun berlari menuju kamar ibu dengan sekuat tenagaku yang tersisa. “Ibu
ada apa?”tanyaku sekeras mungkin hingga memecah keramaian ini. “Ibu tidak mau
bercerai dengan ayah!!”teriak ibu keras. “Ayah… Tita mohon ayah jangan kesini
lagi. Kedatangan ayah hanya akan menambah luka ibu.”ucapku seraya mendorong
tubuh renta ayah keluar dari kamar ibu. “Tita, ayah akan jelaskan
semuanya.”ucap ayah lirih. “Tidak, aku sudah tidak percaya lagi dengan
ayah!!”ujarku sambil berlari menuruni tangga untuk menuju kamarku dan menangis
sepuasnya disana. Aku tidak lagi berfikir apa lagi yang akan terjadi. Aku hanya
bisa pasrah menerima kenyataan. Walau aku berusaha satukan mereka.
Ku
tutup pintu yang tengah terbuka itu dengan sekuat tenaga. Terduduk melihat foto
yang di bingkai dengan hiasan kerang bertuliskan ‘ My Family’. Ya, foto
keluargaku. Aku hanya bisa meneteskan air mata ketika memandangnya. Aku terus
mencoba memejamkan mata kecilku dan merebahkan badan di tempat tidur keras
bagai batu. Hingga akhirnya aku lelap dalam impian indah di dunia mimpiku.
Telah
sebulan berlalu setelah kejadian malam itu walau aku masih terus mengingatnya
jelas. Setelah itu juga ibu sering melamun dalam hening malam di loteng. Aku
hanya bisa memandangnya dari bawah dengan tatapan penuh harap bahwa ayah bisa
kembali bersama dengan mereka seperti dulu. Ayah sebagai bulan dalam
malam-malamku serta ibu sebagai bintangku. Mereka cocok dan saling berpasangan.
“Hah… sepertinya hanya harapan.”ujarku lirih sambil menghilang antara
remang-remang gelap malam.
Hingga
suatu hari ku dengar bahwa keputusan ayahku untuk mencerai ibu karena ayah
bertemu lagi dengan cinta pertamanya yang sangat ayah cintai membuat aku sangat
terpukul. Tapi lebih terpukulnya lagi saat suatu ketika aku merasakan
penderitaan hebat kepalaku serasa berputar, rumah terasa terombang-ambing bagai
kapal akan tenggelam. Aku memutuskan untuk pergi menyusuri jalan menuju rumah
sakit. Setelah pemeriksaan ternyata aku terkena kanker otak stadium 4.
Aku bingung tak
ada tempat mengadu kecuali Tuhan. Ibu tak mungkin sanggup. Ayah mungkin ia
sudah melupakanku. Dengan perjuangan, aku hadapi kanker ini hingga satu bulan.
Sampai akhirnya aku tidak lagi bisa menahannya. Dan menulis surat untuk ibu
yang ku pikir, jika aku telah tiada, surat ini akan selalu mengingatkan ibu
akan diriku. Akhirnya aku terjatuh di sudut kamarku sambil memeluk foto
keluargaku.
“Tita…bangun,Nak.”ucap
ibu lembut. Namun tak ada jawaban. Ibu mencoba lagi “Tita…”teriak ibu lebih
keras. Namun lagi-lagi tiada jawaban. Akhirnya ia memutuskan untuk mendobrak
kamar yang masih terkunci dari dalam itu. Setelah membukanya ibu terkejut
ketika melihat sosok anak perempuan kecilnya terduduk tak berdaya di sudut
kamarnya. Dengan darah segar mengalir dari hidungnya. Ibu bergegas mencari
rumah sakit terdekat.
“Bagaimana
keadaan anak saya Dok?”tanya Ibu pelan. “Anak ibu menderita penyakit kanker
otak stadium 4 yang sudah parah dan menjalar. Kemungkinan dia selamat hanya 10%
itupun karena keajaiban. Kalaupun di operasi itu percuma.”ujar dokter itu
dengan penuh penyesalan. “Terimakasih Dok.”ucap ibu sambil memasuki ruang perawatan.
“Bagaimana
keadaan Tita?”tanya ayah saat memasuki ruang perawatan. “Dia terkena kanker
otak stadium 4 dan kesempatan hidupnya tinggal 10%.”jawab ibu sambil menitikkan
air mata sedih. “Tapi sepertinya dia menulis surat untuk kita. Aku menemukannya
saat mencoba membawanya ke rumah sakit. Sebaiknya kita baca bersama-sama.”ujar
ibu seraya menyerahkan surat bersampul biru dengan hiasan bunga-bunga lili.
“Baiklah, kita baca bersama.”ucap ayah membuka surat itu.
Ayah….Ibu….
Kalian adalah
bulan dan bintang yang selalu bersinar di hatiku
Dan selalu
melengkapi satu sama lain
Aku berharap
kalian dapat bersatu
Hanya itu
permintaanku
Juga kumohon
ayah bisa melupakan cinta pertama ayah
Dan kembali lagi
seperti dulu, bersama aku dan ibu
Serta maafkan
aku
Aku sudah menyimpan
sakitku ini dari kalian
Aku tak ingin
kalian cemas
Ayah+Ibu+Aku=Satu
“Tita…”ujar ayah
lirih. “Mungkin dia sakit karena terlalu memikirkan kita.”ucap ibu masih
menitikkan air mata. “Jika memang seperti itu, aku akan kembali padamu serta
membangun rumah tangga damai seperti dulu. Demi rasa sayangku terhadap Tita aku
akan melupakan cinta pertamaku yang sangat berharga.”ikrar ayah sambil membelai
rambut panjangku. “Mari kita mulai dari awal.”ujar ibu seraya tersenyum.
Setelah itu
hari-hari mereka diisi dengan menjengukku dan merawatku. Mereka selalu terlihat
riang dalam kebersamaan. Seperti merasakannya, aku lalu terbangun dan tersadar
dari tidur panjangku selama dua minggu di ranjang rumah sakit. Rasanya seperti
mau patah tulang saat membuka mataku.
“Ayah…Ibu…”ucapku
saat melihat mereka tengah tidur di sudut kecil ruang perawatan. “Tita…”kaget
ayah. “Ibu, Tita sudah sadar!!”ujar ayah membangunkan ibu. “Alhamdulillah.”ucap
ibu sambil memelukku dengan balutan kasih sayang yang begitu terasa. “Sudahlah
Ibu. Tita tidak apa-apa.”ujarku lirih. “Tita… ayah sudah kembali bersama ibu.
Kamu harus cepat sembuh dan kita bersama lagi seperti dulu.”ucap ayah dengan
senyum yang indah penuh kesan. “Baiklah.”ujarku. Setelah melihat hasil
pemeriksaan ternyata aku bisa selamat dan kembali seperti sedia kala setelah
melakukan beberapa perawatan. Keajaiban membantuku.
Sujud syukur aku
dapat sembuh serta melihat keluargaku utuh selalu ku panjatkan dalam setiap doa
malamku. Hari-hari ceria bersama bulan dan bintangku bisa terulang kembali dan
akan bertahan selamanya hingga ajal memisahkan. Akhirnya aku bisa kembali
memeluk bulan dalam dekapku yang sempat hilang dari hidupku.
Senin, 10 November 2014
12 Pulau Terluar Indonesia Berpotensi Konflik
12 Pulau Terluar Indonesia Berpotensi Konflik
Sedikitnya 12 wilayah pulau terluar di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berpotensi menimbulkan konflik dengan negara lain sehingga perlu mendapat perhatian dan penanganan serius pemerintah dan instansi terkait, kata Wakil Ketua Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara Prasidi W Sarjana,
Ia menjelaskan di Biak, Provinsi Papua Sabtu, letak 12 pulau terluar Indonesia yang perlu mendapat perhatian pemerintah itu karena berbatasan dengan negara tetangga. Negara tersebut di antaranya adalah Filipina, Timor Leste, Malaysia, India, Vietnam, Singapura, Australia dan Palau.
Pulau Sebatek di Nunukan, Kalimantan Timur berbatasan dengan MalaysiaSejumlah terluar itu di antaranya Pulau Sebatek di Nunukan, Kalimantan Timur berbatasan dengan Malaysia, Pulau Rondo di Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam berbatasan dengan India, Pulau Sekatung Kepulauan Natuna berbatasan dengan Vietnam, Pulau Mianggas di Sulawesi Utara berbatasan dengan Filipina.
Pulau Rondo di Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam berbatasan dengan IndiaSementara pulau terluar lain yang juga rentan memicu konflik dengan negara lain, lanjut Prasidi, adalah Pulau Berhala di Deli Serdang, Sumatra Utara berbatasan dengan Malaysia, Fanildo, Brass Kabupaten Supiori, Papua dan Pulau Fani Kabupaten Sorong Papua Barat yang berbatasan dengan negara Palau
Pulau Sekatung Kepulauan Natuna berbatasan dengan Vietnam,Sedangkan Pulau Batek di Laut Sawu Kupang, Nusa Tenggara Timur berbatasan dengan Timor Leste serta Pulau Dana di Samudera Hindia Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan Australia.
Pulau Mianggas di Sulawesi Utara berbatasan dengan Filipina."Pulau terluar yang juga perlu mendapat perhatian yang letaknya berbatasan dengan negara Filipina yakni pulau Marore di Kabupaten Sangihe Provinsi Sulawesi Utara," kata Prasidi dikutipAntara.
Ia berharap, untuk menjaga kepemilikan 92 pulau terluar di Indonesia perlu melibatkan warga masyarakat setempat serta memberikan tanda batas berupa tugu milik bangsa Indonesia.
Pihaknya mengajak semua masyarakat maupun instansi terkait dan jajaran Pemda setempat untuk bersama-sama menjaga kepemilikan pulau terluar yang dimiliki bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke.
"Penduduk yang bertempat tinggal dalam kawasan wilayah pulau terluar perlu diberikan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya menjaga pulau terluar sebagai bagian integral keutuhan NKRI dari Sabang hingga Merauke," katanya.
Tum Ekspedisi Garis Depan Nusantara dijadwalkan pada Minggu (7/3) 2010 akan menancapkan tugu lambang NKRI di Pulau Fanildo Kabupaten Supiori sebagai tanda dan batas kepemilikan pulau terluar di Indonesia.
Sumber: TvOne/Antara
Foto: Ekspedisi 92 pulau terluar Nusantara dan google images
Pulau Berhala di Deli Serdang, Sumatra Utara berbatasan dengan Malaysia
Pulau Fani Kabupaten Sorong Papua Barat yang berbatasan dengan negara Palau
pulau Marore di Kabupaten Sangihe Provinsi Sulawesi UtaraInilah Daftar 92 Pulau Terluar Nusantara:
Hilangnya Pulau Sipadan dan Ligitan mungkin masih membekas dalam ingatan kita bahwa betapa pentingnya memelihara pulau-pulau terluar baik yang berpenghuni maupun tidak. Karena begitu luasnya wilayah Indonesia, mengandalkan kekuatan militer saja tidak akan cukup untuk menjaga pulau-pulau tersebut. Butuh kepedulian seluruh rakyat Indonesia untuk peduli dan sadar nilai strategis keberadaannya.
Meski jauh dari kita, pulau-pulau terluar adalah penanda batas teritorial Nusantara yang menjadi garis depan kedaulatan Indonesia. Bagaimana bisa menjaganya bila kita tak tahu di mana dan apa yang terjadi dengan pulau-pulau tersebut.
Ekspedisi Garis Depan Nusantara akan mendata 92 pulau terluar tersebut. Sebagian besar pulau-pulau tersebut mungkin masih asing bagi kita, jadi sudah saatnya kita mengenalnya. Inilah 92 daftar pulau terluar yang akan disinggahi tim ekspedisi sampai akhir tahun 2008.NANGGROE ACEH DARUSSALAM1. Pulau Simeulucut2. Pulau Salaut Besar3. Pulau Raya4. Pulau Rusa5. Pulau Benggala6. Pulau Rondo
SUMATERA BARAT7. Pulau Sibarubaru8. Pulau SinyaunyauSUMATERA UTARA9. Pulau Simuk10. Pulau Wunga11. Pulau BerhalaRIAU12. Pulau Batu Mandi13. Pulau Karimun Kecil14. Pulau Nipa15. Pulau Pelampong16. Pulau Batu Berhanti17. Pulau Nongsa
KEPULAUAN RIAU18. Pulau Sentut19. Pulau Tokong Malang Biru20. Pulau Damar21. Pulau Mangkai22. Pulau Tokong Nanas23. Pulau Tokong Belayar24. Pulau Tokong Boro25. Pulau Semiun26. Pulau Sebetul27. Pulau Sekatung28. Pulau Senua29. Pulau Subi Kecil30. Pulau Kepala31. Pulau Iyu Kecil
BENGKULU32. Pulau Enggano33. Pulau MegaLAMPUNG34. Pulau Batu Kecil
BANTEN35. Pulau Deli
JAWA BARAT36. Pulau Manuk
JAWA TENGAH37. Pulau Nusa Kambangan
JAWA TIMUR38. Pulau Nusa Barung39. Pulau Sekel40. Pulau PenehanKALIMANTAN TIMUR41. Pulau Sebatik42. Pulau Gosong Makasar43. Pulau Maratua44. Pulau Sambit
SULAWESI TENGAH
45. Pulau Lingian46. Pulau Salando47. Pulau Dolangan
SULAWESI UTARA48. Pulau Bangkit49. Pulau Manterawu50. Pulau Makalehi51. Pulau Kawalusu52. Pulau Kawio53. Pulau Marore54. Pulau Batu Bawaikang55. Pulau Miangas56. Pulau Marampit57. Pulau Intata58. Pulau KakarutanMALUKU UTARA59. Pulau Jiew
MALUKU60. Pulau Ararkula61. Pulau Karawiera62. Pulau Panambulai63. Pulau Kultubai Utara64. Pulau Kultubai Selatan65. Pulau Karang66. Pulau Enu67. Pulau Batu Goyang68. Pulau Larat69. Pulau Asutuban70. Pulau Selaru71. Pulau Batarkusu72. Pulau Masela73. Pulau Meatimiarang74. Pulau Leti75. Pulau Kisar76. Pulau Wetar77. Pulau Liran
NUSA TENGGARA BARAT78. Pulau Sophialouisa
NUSA TENGGARA TIMUR79. Pulau Alor80. Pulau Batek81. Pulau Dana82. Pulau Mangudu83. Pulau Dana
PAPUA84. Pulau Budd85. Pulau Fani86. Pulau Miossu87. Pulau Fanildo88. Pulau Bras89. Pulau Bepondi90. Pulau Liki91. Pulau Kolepon92. Pulau Laag
Sabtu, 25 Oktober 2014
Bacillus anthracis
| ?Bacillus anthracis | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Fotomikrograf B. anthracis (pewarnaan Gram)
|
||||||||||||||
| Klasifikasi ilmiah | ||||||||||||||
|
||||||||||||||
| Nama binomial | ||||||||||||||
| Bacillus anthracis Cohn 1872 |
B. anthracis adalah bakterium pertama yang ditunjukkan dapat menyebabkan penyakit. Hal ini diperlihatkan oleh Robert Koch pada tahun 1877. Nama anthracis berasal dari bahasa Yunani anthrax (ἄνθραξ), yang berarti batu bara, merujuk kepada penghitaman kulit pada korban.
Bakteria ini umumnya terdapat di tanah dalam bentuk spora, dan dapat hidup selama beberapa dekade dalam bentuk ini. Jika memasuki sejenis herbivora, bakteria ini akan mulai berkembang biak dalam hewan tersebut dan akhirnya membunuhnya, dan lalu terus berkembang biak di bangkai hewan tersebut. Saat gizi-gizi hewan tersebut telah habis diserap, mereka berubah bentuk kembali ke bentuk spora.
Bacillus anthracis mempunyai gen dan ciri-ciri yang menyerupai Bacillus cereus, sejenis bakterium yang biasa ditemukan dalam tanah di seluruh dunia, dan juga menyerupai Bacillus thuringiensis, pantogen kepada larva Lepidoptera.
Jumat, 16 Mei 2014
Senin, 31 Maret 2014
10 Mahluk Mitologi yang Paling Terkenal
Pada awalnya dikatakan bahwa Cerberus merupakan anjing kecil yang lucu. Namun ketika ia tumbuh besar, kepalanya menjadi tiga dan mampu menyemburkan api.
Cerberus bertugas menjaga dan memastikan hanya roh orang-orang yang telah meninggal bisa masuk melewati gerbang neraka, tetapi tidak bisa keluar. Dalam beberapa cerita, Cerberus beberapa kali berhadapan dengan dewa-dewa atau mahluk gaib, seperti Herakles atau Herkules, Orpheus, Hermes, Sybil.
9. Leviathan
Mahluk laut raksasa dengan mata yang bersinar dan kebiasaan yang sangat mengerikan untuk menghancurkan kapal dan menelan manusia yang sedang berlaut.
Dengan badannya yang besar dan kulitnya yang bersisik, Leviathan sering disebut sebagai ikan raksasa, tetapi juga sering dideskripsikan sebagai sebuah ular, buaya atau mamalia laut.
Berdasarkan pada suatu teks agama jaman dulu, pada awalnya Leviathan diciptakan secara sepasang, pria dan wanita. Tetapi menghilangkan yang wanita untuk melindungi dunia dari kemungkinan kemarahan monster yang meraungi lautan.
8. Griffin
Griffin atau Gryphon biasanya dikarakteristikkan sebagai sebuah singa dengan kepala dan sayap sebuah elang. Oleh karena kombinasi kedua hal inilah, Griffin dikatakan merupakan mahluk yang sangat kuat karena singa adalah raja binatang dan elang adalah raja burung.
Pada jaman dulu dipertimbangkan sebagai simbol kekuatan suci dan pelindung sesuatu yang suci. Dikatakan bahwa mahluk ini terlihat pada peradaban Minoan.
Griffin dikatakan hanya hidup untuk 1 pasangannya saja, dan jika pasangannya itu mati maka ia tidak akan mencari pasangan lagi sampai akhir hidupnya. Oleh karena itulah di beberapa tempat, Griffin digunakan sebagai simbol pernikahan.
7. Pegasus
Hewan mistis ini adalah anak dari Poseidon (Dewa Laut) dengan monster Medusa. Ia disimbolkan sebagai sebuah hewan yang memiliki sayap sangat indah, memiliki warna terkadang putih, terkadang putih dengan sayap emas dan terkadang emas semua.
Ada beberapa versi berbeda tentang kelahiran Pegasus, salah satunya yang terkenal mengatakan bahwa ia lahir dari leher Medusa pada saat Perseus memotong leher Medusa. Ada juga yang mengatakan bahwa Pegasus lahir dari tetesan darah Medusa sebelum kematiannya. Ada juga konstelasi (rasi) untuk Pegasus, sebagai hadiah dari Zeus sebelum kematiannya.
6. Centaur
Tidak hanya Centaur memiliki bagian hewan, mereka juga dideskripsikan sebagai pejuang kasar yang suka minum-minum dan sifat liar lainnya. Hal ini membawa perselisihan ke saudara mereka, manusia. Tidak berlaku untuk Chiron yang bijak, Centaur yang juga merupakan penyembuh dan juga dihargai.
5. Gorgon
Medusa sendiri, merupakan satu-satunya yang dapat mati di antara 3 Gorgon (Stheno dan Euryale). Karena Medusa dapat mati, maka Perseus dapat membunuhnya dengan memotong kepalanya, pada saat Medusa melihat bayangan dirinya sendirinya di tameng Perseus. Gambar dari Gorgon ini sering digunakan oleh orang-orang Yunani untuk melawan kejahatan.
4. Phoenix
Dalam kebanyakan mitologi, Phoenix diasosiasikan dengan munculnya matahari dan mempunyai hubungan yang dekat dengan Dewa Ra. Fitur lain dari Phoenix adalah hanya satu yang dapat hidup. Satu setiap ribuan tahun, Phoenix akan merasakan hidupnya akan berakhir dan dia akan membuat makam tumpukan kayu bakar dari cinammoin (kayu manis) atau dari materi wangi-wangian lain, dan ia akan membuat dirinya terbakar oleh api. Lalu, sebagaimana Phoenix yang tua berubah menjadi abu, Phoenix baru akan memulai hidupnya di dunia.
3. Dragon
Kita sering menyebut Dragon adalah Naga tetapi dalam beberapa mitologi, Naga adalah mahluk mitologi yang berbeda dengan Dragon dimana Naga adalah sejenis ular dengan tangan dan kepala yang menyerupai Dragon tanpa kaki.
Mitologi Dragon telah ada sejak sekitar 4,000 tahun yang lalu. Mereka sering digambarkan sebagai reptil besar yang dapat terbang dan mampu menyemburkan api, menembakkan racun mematikan dari hidung mereka.
Sifat dari Dragon ini sendiri berbeda-beda berdasar pada adat terkait. Ada yang mengatakn Dragon akan menculik wanita untuk dimakan, hal ini menyebabkan beberapa pejuang untuk melawan Dragon. Tapi di China, Dragon ini sendiri adalah simbol dari keberanian dan perjuangan, juga dilihat sebagai simbol komunitas.
2. Mermaid
Cerita ini telah ada sejak sekitar 3,000 tahun yang lalu, dan laporan-laporan terkait mermaid ini masih sering bermunculan sampai dengan era New World oleh Eropa. Kadang cerita itu menyebutkan bahwa mermaid menyelamatkanpelaut dari kesialan akan kecelakaan. Yang lain mengatakan sifat mereka yang buruk dalam membuat kapal menabrak bebatuan. Ada juga yang mengatakan bahwa mahluk cantik ini adalah mahluk pembunuh yang menggoda pria dengan nyanyian memukau dan membunuh untuk kesenangan. Mungkin cerita yang paling sering kita dengar adalah cerita Ariel dari "The Little Mermaid", karakter Walt Disney pada tahun 1989.
1. Unicorn
Unicorn ini sendiri adalah mahluk mulia dan luar biasa yang telah memukau manusia baik muda maupun tua. Mereka adalah simbol dari kesucian dan kebaikan serta kebebasan yang tidak terkekang. Berbagai adat, memiliki versinya sendiri akan Unicorn, ada yang menyebutkan mereka adalah kuda putih dengan tanduk dari dahi mereka. Ada yang mengatakan tanduknya itu melingkat, yang mebuat cahaya menari di antara badan mahluk ini.
Berdasarkan legenda, Unicorn hanya dapat ditangkap oleh gadis perawan sendiri di hutan. Tidak seperti kebanyakan hewan mistis, yang berdasar pada kegelapan manusia, kebanyakan cerita Unicorn cukup lembut dan baik. Bahkan sampai sekarang, Unicorn dikatakan masih terlihat.
Langganan:
Postingan (Atom)







